Dalam Konsolidasi BPP IKA UINAM, Idrus Marham: Harus Eksistensi Level Internasional

Badan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (BPP IKA UINAM) menggelar acara Konsolidasi dan Silaturahmi Program Keumatan Kebangsaan di Hotel Aryaduta, Jalan Penghibur, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Sabtu (9/9/2023).
banner 120x600

TAJAM-NEWS.COM, MAKASSAR-Badan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (BPP IKA UINAM) menggelar acara Konsolidasi dan Silaturahmi Program Keumatan Kebangsaan di Hotel Aryaduta, Jalan Penghibur, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Sabtu (9/9/2023).

Ketua Umum BPP IKA UINAM, Idrus Marham hadir langsung.

Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara alumni dan mempertimbangkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan eksistensi dan peringkat perguruan tinggi.

Salah satu agenda utama acara ini adalah silaturahmi antara pimpinan universitas.

Idrus, seorang doktor ilmu politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), yang juga hadir dalam acara ini, menekankan pentingnya peran positif yang dapat dimainkan oleh BPP IKA UINAM.

Salah satu fokus utama dalam kepemimpinan BPP IKA UINAM adalah meningkatkan peringkat perguruan tinggi.

Saat ini, hanya Universitas Hasanuddin yang masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik secara nasional.

Idrus mengungkapkan bahwa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung hanya menduduki peringkat ke-16.

Oleh karena itu, Idrus berpendapat bahwa pimpinan yang baru harus memiliki target untuk meningkatkan peringkat ini di masa depan.

Salah satu aspek yang menjadi fokus dalam peringkat perguruan tinggi adalah penelitian.

Idrus menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian.

Menurutnya, hasil penelitian harus mendapatkan pengakuan dan inovasi menjadi kunci untuk mencapai hal tersebut.

Idrus juga menyoroti perlunya pengembangan perguruan tinggi hingga tingkat internasional.

Eksistensi UINAM harus diakui secara global, dan program kemitraan, seperti pertukaran mahasiswa, harus didorong oleh pimpinan perguruan tinggi.

Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru kepada mahasiswa, yang pada gilirannya dapat ditularkan kepada generasi selanjutnya.

Selain itu, Dr Drs Muhammad Idrus Marham MSc memberikan pesan kepada mahasiswa untuk memiliki niat belajar yang kuat.

Ia menekankan bahwa niat belajar yang tulus akan membantu mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam, sementara hanya memiliki niat untuk lulus tanpa hasrat belajar akan berdampak pada keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.

Acara Konsolidasi dan Silaturahmi Program Keumatan Kebangsaan ini menjadi langkah awal untuk menjalin koneksi yang kuat antara alumni UINAM dan untuk merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan eksistensi perguruan tinggi serta mengembangkan potensi mahasiswa.(*)

Komentar Anda