oleh

Disdag Kalsel Sukses Jalankan Program UMKM 90 Persen dari APBN dan APBD

-Ekonomi-191 views

TAJAM.NEWS, BANJARMASIN – Mendapatkan total bantuan sebesar Rp 9 miliar melalui APBD dan APBN. Disdag Kalsel sukses dongkrak program UMKM di 2019 hingga mencapai 90 persen dari target tahun lalu.

Bukan hanya bisa membuktikan bahwa kinerja pihaknya cukup baik dari tahun sebelumnya, akan tetapi, melihat target pencapaian pun sudah diraihnya.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalimantan Selatan, H. Birhasani, mengatakan, serapan anggaran di 2018 sampai dengan 2019 ini berjalan dengan lancar tentunya program yang sudah disusun, ternyata berhasil tercapai.

Disdag Kalsel Berhasil Dongkrak UMKM

“Hal ini karena kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak yang peran penting baik dari masyarakat, Pemko serta Pemprov sendiri,” ujarnya kepada tajam.news diruang kerjanya, Senin (16/12).

Ia melanjutkan, saat ini memang pihaknya sudah merasakan manfaat tersebut mulai dari pencapaian misi dagang hingga keberhasilan dalam menjual produknya dalam skala Nasional.

“Alhamdulillah, produk dari Kalsel sudah merambah ke wilayah Makassar dan Samarinda,” ungkapnya.

Disdag Kalsel

Kemudian, Ia mengungkapkan, tahun sebelumnya pun, beberapa produk dari UMKM lainnya juga sudah berhasil menembus kebeberapa pasar daerah, terutama dipusat oleh-oleh dan retail modern.

“Tentu ini sangat bermanfaat sekali bagi perkembangan ekonomi termasuk bagi UMKM bahkan wilayah Jawa Timur, Jogjakarta serta daerah lain sudah ada menjual produk dari Kalsel,” bebernya.

Selain itu, Birsani membeberkan, masih banyak juga capain target yang sudah didapat baik itu dari kegiatan bimtek serta pengembangan usaha untuk pasar dalam negeri dan ekspor luar negeri juga sudah terealisasi.

“Pembangunan rehabilitasi dan repatilisasi 72 pasar di Kabupaten/kota dari 2016 sampai 2019 juga sudah dapat diselesaikan,” terangnya.

Menariknya lagi, Ia membeberkan, salah satu produk yang menjadi unggulan serta primadonanya dalam mendongkrak perekonomian Kalsel ialah ‘bakul purun’ khas Kota Agung, Amuntai (HSU). Bahkan, saking unik dan terkenal, bahan yang terbuat dari eceng gondok ini sangat laris dipasaran.

“Yang sangat membanggakan tas ramah lingkungan ini laku keras didaerah Jogjakarta,” ucapnya.

Terbukti, bukan hanya terkenal dipulau Jawa saja, akan tetapi, salah satu retail terkenal seperti Transmat pun ikut merekomendasikan produk (tas purun) ini sebagai pengganti kantong plastik belanja yang sudah pasti aman serta ramah lingkungan bagi masyarakat yang menggunakannya.

“Setidaknya sudah diterima diskala Nasional, kita harus bangga dengan produk lokal khas Amuntai ini semoga ini dapat mendongkrak perekonomian daerah kita,”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot