Gibran Gestur Mencari Jawaban, Mahfud MD Anggap Pertanyaan Recehan

Gestur Gibran Mencari Jawaban Mahfud MD (tangkapan layar youtube/KPU RI)
banner 120x600

Tajam.news – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menjadi pusat perhatian publik setelah menunjukkan gestur mencari jawaban dalam merespons jawaban Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD, saat debat cawapres. Kala itu Gibran menunjukkan gestur mencari jawaban ditanggapi Mahfud MD anggap pertanyaan recehan yang tidak perlu di jawab.

Hal tersebut terjadi ketika Gibran mengajukan pertanyaan kepada Mahfud mengenai strategi penanganan greenflation.

Terlihat dalam tayangan di kanal youtube resmi KPU RI, Awalnya Gibran tidak memberikan penjelasan rinci tentang istilah tersebut. Namun, setelah diingatkan oleh moderator mengenai aturan debat, Gibran akhirnya memberikan definisi greenflation yang menurutnya yakni inflasi hijau.

“Ini tadi saya tidak jelaskan karena kan, beliau kan seorang Profesor, greenflation adalah inflasi hijau se-simple itu,” kata Gibran.

Mahfud memberikan penjelasan bahwa greenflation terkait dengan konsep ekonomi hijau, di mana fokusnya adalah pada penggunaan ulang (recycle) produk ekonomi bukan menciptakan baru.

“Jadi, bukan barang itu dibiarkan untuk mengganggu ekologi,” kata Mahfud dalam debat Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 yang keempat, berlangsung pada Minggu (21/1/2024).

Baca Juga : Cak Imin Dan Gibran Berbalas Sindir, Debat Cawapres Kedua

Menyikapi jawaban Mahfud MD tersebut, Gibran malah menunjukkan sikap yang dianggap kurang menghormati Mahfud. Dengan merunduk seakan mencari jawaban atas pertanyaannya.

“Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud, saya nyari-nyari di mana ini jawabannya? Kok gak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau kok malah menjelaskan ekonomi hijau,” ucap Gibran Rakabuming Raka.

“Prof Mahfud, yang namanya greenflation atau inflasi hijau itu, ya kita kasih contoh yang simpel saja. Demo rompi kuning di Prancis, bahaya sekali, sudah memakan korban. Ini harus kita antisipasi jangan sampai terjadi di Indonesia, kita belajar dari Negara maju” jelas Gibran.

Mahfud menganggap pertanyaan dari Gibran kurang berkualitas sehingga memutuskan untuk tidak memberikan jawaban.

“Saya juga ingin cari tuh jawabannya, jabawannya ngawur juga tuh. Gila nih, ngarang-ngarang enggak karuan. Mengaitkan dengan sesuatu yang tidak ada, gitu ya” kata Mahfud.

“Gini loh, kalau akademis itu, gampangnya kalau bertanya-yang kayak gitu-gitu tuh recehan. Oleh sebab itu, itu tidak layak dijawab menurut saya,” ujarnya.

“Saya kembalikan ke moderator, tidak ada gunanya menjawab” sambung Mahfud.

Setelah itu Moderator yang memandu debat tersebut, Retno Pinasti dan Zilvia Iskandar melanjutnya sesi debat yaitu antara Capres nomor urut 3 Mahfud MD dan Capres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar untuk saling bertanya jawab. (*)

Komentar Anda