oleh

GMNI Kalimantan Selatan Peringatkan Calon Kontestan Partai Politik Pilkada 2020

TAJAM.NEW, BANJARMASIN- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak 2020 Kalimantan Selatan, eskalasi politik di daerah kian memanas. Seperti diketahui bersama pada 9 Desember 2020 nanti, pelaksanaan PILKADA serentak di Kalimantan Selatan akan berlangsung di 7 kabupaten/kota dan di tingkat daerah provinsi.

Dengan mencermati keadaan demikian, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kalimantan Selatan (GMNI Kalsel) memperingatkan kepada para calon peserta dan partai politik untuk tidak memaknai PILKADA hanya perebutan kekuasaan. “PILKADA 2020 bukanlah momentum perebutan kekuasaan eksekutif semata, tetapi merupakan episentrum diskursus publik dengan menjunjung tinggi saintifikasi politik untuk menuju well-being, jangan sampai para elit jatuh dalam jurang ke-naifan berpolitik” ujar Luthfi Rahman selaku Plt. Ketua Dewan Pimpinan Daerah GMNI Kalimantan Selatan.

Ia mengakui saat ini sudah banyak para calon kontestan mulai membangun eksistensi diri kepada publik, namun masih belum terlihat gagasan narasi yang edukatif.

Taruh Perhatian Pada Pelaksanaan PILKADA 2020

Selain itu, GMNI Kalsel juga menaruh perhatian pada pelaksanaan PILKADA 2020 di tengah pandemi COVID – 19. Maka oleh sebab itu GMNI Kalsel bertemu sembari menyerahkan kajian dan rekomendasi kepada KPU dan BAWASLU Kalimantan Selatan agar PILKADA 2020 dapat berjalan dengan sukses dan mendapatkan legitimate seperti pemilihan umum di Korea Selatan dan Polandia yang juga berlangsung di tengah pandemi saat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot