TAJAM.NEWS – Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD menyampaikan klarifikasi terkait perkataannya bahwa setiap pemilu pihak yang kalah selalu menuduh yang menang itu curang.

Menurutnya hal tersebut jangan disalah artikan bahwa penggugat akan selalu kalah.

Mahfud mengingatkan ketika dirinya menjadi ketua Mahkamah Konstitusi, MK pernah memutus pembatalan hasil pemilu dalam bentuk perintah pemilihan ulang maupun pembatalan penuh.

“Jadi saya katakan bahwa setiap pemilu yang salah itu selalu menuduh curang itu sudah saya katakan di awal 2023, tapi jangan diartikan bahwa penggugat selalu kalah,” kata Mahfud pada unggahan video di akun instagram miliknya, Sabtu (17/02).

Baca Juga : Mahfud Md Bantah Hoax Tak Kompak Dengan Ganjar

“sebab memang sering terjadi kecurangan terbukti itu secara sah dan meyakinkan, ketika saya menjadi ketua MK, MK pernah mengutus pembatalan hasil pemilu dalam bentuk perintah pemilihan ulang maupun pembatalan penuh, Sehingga yang menang dinyatakan disqualified dan yang kalah naik,” tambah Mahfud.

Menurut Mahfud, jika akan melakukan protes terkait pemilu semuanya harus punya cukup bukti yang kuat untuk mengajukan ke MK.(*)