Mensos Risma: Stop Bullying dan Bersama Bangun Kesuksesan Anak

dok foto : Kanal youtube Kemensos RI
banner 120x600

Tajam.news – Bullying atau perundungan adalah perilaku yang mengganggu, mengusik, atau menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikis. Tindakan ini dapat mengambil berbagai bentuk, termasuk kekerasan verbal, sosial, atau fisik yang terjadi secara berulang dan berlanjut dari waktu ke waktu.

Bullying dapat terjadi di berbagai konteks, seperti di sekolah, tempat kerja, atau lingkungan sosial. Individu yang melakukan perundungan disebut bully, sedangkan yang menjadi korban disebut korban perundungan . Tindakan ini sering kali memiliki dampak negatif terhadap emosional dan mental korban, sehingga penanggulangan dan pencegahan perundungan menjadi penting.

Dikutip dari kanal Youtube Resmi Kemensos RI, Rabu (13/12/23), Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Mensos Risma, Mengingatkan tentang masalah anak korban akibat bullying.

” Membuat ibu kenapa saat ini ingin menyampaikan kepada kalian semua, anak-anakku semuanya. Setiap kita, makhluk yang diciptakan oleh Tuhan, itu tidak bisa memilih. Apakah kita akan jadi anak orang kaya atau anak orang miskin atau kita ganteng, cakep, cantik, kita tidak bisa memilih. Atau ada anak yang memang ditakdirkan oleh Tuhan, itu yang menurut, sekali lagi, menurut kita, itu mempunyai kekurangan. Tapi itu semua, menurut kita, kekurangan itu. Tapi menurut Tuhan, itu bukan kekurangan karena Tuhan sangat adil. Tuhan tidak pernah membeda-bedakan siapa kita, siapa orang tua kita, kita anak miskin atau kaya,” ungkap Mensos Risma.

” Jadi, di mata kita saja seolah-olah mereka mempunyai kekurangan. Tapi apakah kita tidak mempunyai kekurangan ? karena kita tidak sempurna, anak-anakku, Tidak ada makhluk di dunia ini yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Tuhan. Jadi, kita semua juga punya kekurangan, semuanya termasuk ibu, ibu dikatakan orang suka marah-marah, punya kekurangan semua, tidak ada yang sempurna. Karena itu, anak-anakku, jangan pernah kita mengolok-olok atau kemudian menyakiti karena keinginan kita tidak terpenuhi menyakiti anak lain atau teman kalian,” tambahnya.

Mensos Risma Juga mengingatkan untuk tidak menggunakan narkoba.

” Ayo, kita berjuang untuk keberhasilan dan kesuksesan kita karena keberhasilan dan kesuksesan itu hak setiap anak. Itu hak kalian untuk berhasil dan sukses,” tutup beliau.

Komentar Anda