oleh

Merambah ke Industri Ekonomi Kreatif, Gojek Kembangkan Mitra UMKM Lewat Rumah Sasirangan

TAJAM.NEWS, BANJARMASIN – Membludaknya berbagai jenis layanan jasa tranportasi berbasis online di Banjarmasin sekarang ini, ternyata tak menyurutkan semangat ‘Gojek’ untuk terus berinovasi. Bukan hanya pengembangan aplikasi saja, akan tetapi, sebagai bentuk dorongan serta keseriusannya dalam meningkatkan kinerja mitranya, Gojek bangun industri ekonomi kreatif untuk UMKM.

Menurut, Head Of Regional Corporate Affairs For East Indonesia, Mulawarman, menganggap konsep yang dibuatnya tersebut bertujuan bukan hanya menaikan kualitas mitra driver saja, akan tetapi, tingkat kesejahteraan bukan hanya tercapai, namun juga kemampuan pengembangan skill pun terasah dengan baik.

“Ya, untuk program ini bukan hanya mendorong serta mendukung pembangunan perekonomian di Banjarmasin saja, tapi menyesuaikan tagline sebagai smart city dan kami juga menggandeng dinas Koperasi untuk mendukung perkembangannya,” ucapnya kepada Tajam.news usai menggelar seminar UMKM di rumah Sasirangan Kreatif, Banjarmasin, Senin (25/11).

Gojek Bangun Industri Ekonomi Kreatif

Ia melanjutkan, untuk kedepannya harapan baru yang terwujud ini juga harus didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Banjarmasin baik suplay serta infrastruktur terhadap mitra Gojek supaya lebih maksimal dalam mendukung untuk beroperasi.

“Kami inginkan ada provider untuk bisa mendukung jalannya mitra tersebut supaya masyarakta lebih nyaman dalam menikmati produk layanan yang diberikan, dan nanti akan ada pelatihan bagi mereka untuk meningkatkan perekonomian UMKM di lingkungan rumah Sasirangan Kreatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, pihaknya Pemko sangat mengapreasi dengan adanya program tersebut guna tercapainya wirausaha yang baru terkhusus untuk Kota Banjarmasin.

“Aplikasi dari Gojek memang sangat handal, bukan hanya kolaborasi saja yang bisa dikembangkan, namun, dapat membantu dalam pemasukan PAD Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Ia menyebutkan, Banjarmasin ternyata termasuk kota besar di Indonesia dengan perkembangan teknologi, wajar saja Kota tersebut mendapatkan julukan sebagai ‘Smart City’.

“Hal ini jadi mudah dalam bertransaksi yang langsung bersentuhan dengan era digitalisasi sehingga tingkat pemasaran pun lebih mudah,” pungkasnya.

Selain itu, menurut data dari mereka, tercatat jumlah mitra gojek yang sudah bergabung diperusahaan berbasis jasa layanan online ini, mencapai hampir 2 juta lebih se Nasional termasuk di Kalimantan Selatan. Bahkan, untuk menyesuaikan agar tidak terlalu banyak persaingan dalam mendapatkan pelanggan, pihaknya sudah membatasi pembekakkan driver tersebut.

Reporter / Editor : Rahman / Egi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot