oleh

Miris, Akibat Wabah Covid-19 Fery Penyeberangan Kini Sepi Penumpang

-Kalteng-51 views

TAJAM.NEWS , SAMPIT-
Para pemilik kapal fery penyeberangan tradisional yang menghubungkan antara Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Kecamatan Pulau Hanaut Kotawaringin Timur kini keluhkan sepinya penumpang.

“Sejak adanya wabah corona 2 bulan yang lalu hingga hari ini pendapatan kami menurun drastis”, ungkap Deden (35) kepada Tajam.news Jumat (5/6/2020).

Menurutnya pada hari normal sebelum merebaknya wabah covid-19, pendapatannya dalam satu hari bisa mencapai sekitar 400 ribu rupiah, namun kini setengahnya pun tidak sampai ditambah lagi biaya bahan bakar 60 ribu rupiah yang harus dikeluarkannya.

Sepinya Penumpang, akibat Covid-19 cukup membuat pendapatan menurun drastis

“Kami ada 2 kelompok yang bergantian menyeberangkan penumpang, 1 kelompok memiliki 6 kapal fery”,ujarnya.

“Pelanggan kami yang terbanyak adalah para pekerja kebun sawit, namun kini perkebunan sawit masih melarang pekerjanya untuk keluar dari lingkungan perusahaan akibat covid-19”,katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot