Murid SDN Kompleks Sambung Jawa Gemilang di Tamalate Championship

banner 120x600

MAKASSAR, TAJAM.NEWS-Dalam rangka memperingati peringatan HUT Republik Indonesia yang ke-78, perguruan silat Tapak Suci Cabang Parang Tambung dan Maccini Sombala menggelar pagelaran pencak silat spektakuler.

Pencak Silat Tapak Suci Tamalate Championship I 2023 berlangsung pada tanggal 26 Agustus 2023 di Kampung Budaya Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate.

Sebanyak 48 siswa dan siswi Tapak Suci dari kedua cabang tersebut turut serta dalam pertandingan ini, yang dibagi menjadi beberapa kelompok usia, mulai dari pra usia dini, usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa.

Antusiasme peserta terpancar dalam setiap gerakan mereka, menampilkan keahlian dalam seni bela diri tradisional Indonesia.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah keberhasilan dua siswa kakak beradik, Mentari dan Catur, meraih prestasi gemilang di pagelaran ini.

Mentari berhasil menempati podium tertinggi dengan meraih medali emas setelah mengalahkan beberapa lawan di kelasnya.

Prestasi ini merupakan yang kedua kalinya bagi Mentari sejak ia terjun ke dunia Pencak Silat, setelah sebelumnya meraih medali perak pada Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci Rektor UINAM Cup VI pada tahun 2022.

“Alhamdulillah bisa juara lagi di pertandingan ini. Saya akan tetap rajin berlatih, semoga nanti bisa juara lagi dan mewakili sekolah saya,” ujar Ai’, sapaan akrab Mentari.

Sementara itu, Ugi yang juga murid kelas 1 SDN Kompleks Sambungjawa meraih juara dua.

Lalu, Catur, meraih juara 3 di kelasnya untuk kelas pra usia dini.

Pengalaman tanding ini adalah pengalaman pertamanya, dan ia sangat bersyukur bisa meraih prestasi di tingkat yang tinggi.

Ketua panitia, Hermanto, yang juga menjadi pelatih dari ketiga siswa tersebut, mengapresiasi semangat juang anak-anak didiknya dalam pagelaran pencak silat ini yang sekaligus merayakan HUT RI ke 78.

Ia berharap bahwa event seperti ini akan terus digelar sebagai ajang latihan bagi anak-anak pemula untuk meningkatkan wawasan dan pengalaman dalam bertanding.

“Semoga kedepannya anak-anak didik kita lebih banyak yang berprestasi sehingga dapat mewakili sekolahnya masing-masing. Kalau mereka tetap aktif dan rajin berlatih, Insya Allah tidak menutup kemungkinan tahun akan datang dapat mewakili sekolahnya pada kejuaraan O2SN yang sudah menjadi program Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kemendikbud Ristek Republik Indonesia,” tutup Hermanto dengan harapan besar.(*)

Komentar Anda