oleh

Pantau Stok Harga Pangan di Pasar, Pemprov Kalsel Lakukan Penyidakan

TAJAM.NEWS, BANJARMASIN – Menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, Tim Satgas Pangan Provinsi Kalsel akhirnya melakukan sidak di sejumlah tempat perbelanjaan. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya lonjakan harga akibat penimbunan bahan pangan.

Menurut, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H. Birhasani, hal yang sebenarnya perlu diantisipasi menjelang akhir tahun dan perayaan Natal yakni komoditas yang bersifat menjadi kebutuhan pokok seperti ayam, cabai, hingga gas LPG 3 Kg yang sekarang masih langka didapatkan.

“Kami juga telah meminta kepada Pertamina agar kelangkaan ini dapat terselesaikan,” katanya sela waktu sidak berlangsung, Jumat (13/12).

Pemprov Kalsel Melakukan Penyidakan di Pasar Menjelang Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru

Selain itu, Ia meminta agar pertamina tetap bisa menjaga stabilitas stok bahan bakar agar tingkat kelangkaan tidak akan terjadi lagi, sehingga kebutuhan pun terpenuhi.

“Pertamina harus tetap bisa menjaga kestabilan itu,” tegasnya.

Pasar

Sementara itu, Kepala Bulog Provinsi Kalsel, Arif Mando, mengungkapkan, bahwa stok beras saat ini masih dapat mencukupi kebutuhan di pasaran karena ada sekitar 20.000 ton untuk persediaan enam sampai tujuh bulan kedepan, sehingga harga-harga untuk beras tetap stabil.

“Untuk menjaga agar harga tidak naik, kami terus melakukan operasi pasar,” pungkasnya.

Provinsi Kalsel Adakan Pasar Murah Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Disamping operasi pasar, Arif Mando, melanjutkan, dibawah koordinasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi kalsel sering melaksanakan Pasar Murah di 13 Kabupaten dan Kota menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, hal ini, dilakukan guna bisa menjaga stabilitas harga.

“Dari hasil tinjauan pasar pagi ini, semua aman, stok tersedia dan harga stabil,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Hj. Suparmi turut menghimbau kepada seluruh pedagang agar dapat menciptakan harga yang wajar dan tidak membuat para petani dan peternak mengalami kerugian.

“Kami inginkan seperti itu, dilain pihak mereka juga jangan dirugikan sebaliknya konsumen bisa dapat membeli dengan harga terjangkau pula,” bebernya.

Dalam sidak yang berlangsung di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Banjarmasin itu, turut hadir juga Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Hj. Suparmi, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, Lily, beserta Kasubbid PDI Bid Humas Polda Kalsel Drs. Hamsan dan IPDA Robby Anshari Bahasuan dari Paminal Polda Kalsel.

Reporter / Editor : Fathur Rahman / Egi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot