Pendaftaran Calon Komisioner KPU di Tujuh Daerah Membludak

Pendaftaran calon Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dibuka oleh Tim Seleksi (Timsel) sejak tanggal 2 hingga 13 September 2023, mengalami lonjakan peserta yang signifikan.
banner 120x600

MAKASSAR, TAJAM.NEWS – Pendaftaran calon Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dibuka oleh Tim Seleksi (Timsel) sejak tanggal 2 hingga 13 September 2023, mengalami lonjakan peserta yang signifikan.

Saat ini, dalam daftar Timsel, tercatat sebanyak 883 orang telah mendaftar sebagai calon KPU di tujuh daerah, yaitu Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Enrekang, Luwu, Pinrang, Sidrap, dan Wajo.

“Menjelang hari terakhir pendaftaran, sejak dibuka pada tanggal 2 hingga 13 September, kami sudah mencatat 883 pendaftar yang tersebar di tujuh daerah ini,” ungkap Ketua Timsel wilayah tujuh daerah, Syamsu Rijal, saat diwawancarai pada Rabu (13/9/2023).

Dari total 883 pendaftar di tujuh daerah tersebut, estimasi menunjukkan bahwa pendaftar di KPU Makassar jauh lebih banyak dibandingkan dengan daerah lainnya.

Jumlah peminat untuk menjadi calon KPU di Kota Makassar mencapai 221 orang.

“Estimasi pendaftar tertinggi berada di KPU Makassar dengan jumlah 221 orang, sementara Enrekang sebanyak 103, Wajo 103, Sidrap 97, Parepare 106, Pinrang 118, dan Luwu 135,” tambahnya.

Syamsu Rijal juga menjelaskan bahwa meskipun sudah ada 883 pendaftar yang terdaftar dalam Sistem Informasi Administrasi KPU (SIAKBA), belum semuanya mengunggah berkas persyaratan secara lengkap.

“Pihak pendaftar masih perlu menyerahkan berkas fisiknya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Syamsu Rijal mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar ini sudah melampaui dua kali lipat dari kuota yang dibutuhkan.

Maka dari itu, kemungkinan besar pendaftaran tidak akan diperpanjang, meskipun sebagian pendaftar belum mengunggah berkas persyaratan secara lengkap.

“Kami ingin menegaskan bahwa pendaftaran tidak akan diperpanjang lagi. Meskipun jumlah pendaftar yang telah mengunggah berkas persyaratan secara lengkap melebihi dua kali lipat dari kuota yang dibutuhkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(*)

Komentar Anda