oleh

PENDAPATAN JUKIR DI TENGAH PANDEMI WABAH COVID-19 DAN LARANGAN MEMUNGUT PARKIR

-Kalteng-27 views

TAJAM NEWS SAMPIT-
Para juru parkir (Jukir) yang berada di Kota Sampit Kotawaringin Timur kini mulai merasakan dampak dari penyebaran wabah corona yang hingga kini masih juga belum mereda.

Bahtiar (38 tahun) salah seorang Jukir Pasar Mentaya Sampit menuturkan kepada Tajam.news Jumat (15/5/2020) bahwa kini pendapatannya dari hasil parkir menurun drastis di banding masa sebelum wabah corona merebak. Apalagi kini di tambah dengan diterapkannya peraturan baru dari Pemerintah Daerah Kotim yang membebaskan biaya parkir di dalam Kota Sampit.

Menurunnya penghasilan juru parkir

“Menurunnya pendapatan parkir ini diakibatkan sepinya pengunjung pasar, biasanya kami bisa membawa uang sekitar Rp.70.000 per hari, kini dapat separonya saja sudah bersyukur”,ucapnya.

Ia mengatakan terkait larangan memungut parkir dari para pengunjung juga berpengaruh pada pendapatan juru parkir karena banyak pengunjung yang tidak mau membayar parkir.

“Kami memahami hal itu dan para Jukir juga tidak akan memaksa kalau ada pengunjung pasar yang tidak mau membayar parkir”, kata Bahtiar ayah dua anak ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot