Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Ajak MUI Kawal Rencana Pembangunan Islamic Center

banner 120x600

TAJAM.NEWS, MAMUJU– Dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat pada malam Minggu, 10 September 2023, Prof Zudan Arif Fakhrulloh, yang menjabat sebagai Pj Gubernur Sulbar, memperkuat komitmennya untuk merealisasikan rencana pembangunan Islamic Center di wilayah tersebut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulbar turut hadir dalam pertemuan ini dan menyampaikan dukungan penuh untuk proyek tersebut.

Gedung Islamic Center Sulbar dianggap sangat penting sebagai sarana untuk pelayanan umat dan pusat kegiatan keagamaan.

Ketua Umum MUI Sulbar, Prof Napis Djuaeni, menyoroti kebutuhan akan dukungan dari pemerintah daerah, termasuk anggaran dan perbaikan kantor MUI.

Selain itu, gagasan pembangunan Islamic Center Sulawesi Barat telah berjalan cukup lama, dengan tujuan memaksimalkan peran MUI Sulbar sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan umat.

Prof Napis Djuaeni menyatakan, “MUI Sulbar sangat mendukung rencana ini dan akan ikut andil dalam pembangunan tersebut.”

Prof Zudan Arif Fakhrulloh menyambut baik dukungan ini dan berkomitmen untuk menggandeng MUI secara lebih massif dalam membangun Sulbar.

Ia juga berharap agar MUI Sulbar bersama-sama mengawal rencana pembangunan Islamic Center yang telah diajukan dalam APBD Pokok tahun 2024.

“Mari bersama membangun Sulbar,” ungkapnya.

Selain pembangunan fisik, Prof Zudan juga mengajak MUI Sulbar untuk merumuskan inisiatif-inisiatif dengan memanfaatkan teknologi digital, termasuk pembuatan konten video pendek yang berfokus pada edukasi untuk umat.

“Kita akan agendakan pertemuan lain untuk merumuskan materi khutbah Jumat dan tausiyah yang bertujuan mengajak umat untuk hidup sehat, membangun solidaritas, serta mengentaskan masalah kemiskinan dan anak putus sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof Zudan mengajak MUI Sulbar untuk aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga MUI tidak hanya mengurus urusan agama, tetapi juga terlibat dalam upaya menjaga masyarakat dari kemiskinan, stunting, dan masalah lainnya.

“Dengan kerja sama ini, diharapkan ulama dan pemimpin di Sulbar dapat bersatu dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tandasnya.(*)

Komentar Anda