oleh

Potong Pantan, Tradisi Menyambut Tamu Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah

-Kalteng-120 views

TAJAM.NEWS, SAMPIT-
Sejak dahulu masyarakat Suku Dayak sudah memiliki tradisi kearifan lokal dalam menangkal masuknya orang atau pengaruh buruk dari luar.

Tradisi itu adalah prosesi potong pantan, tradisi potong pantan yang dilakukan masyarakat pedalaman ini diwariskan oleh para leluhur Suku Dayak dan terus dipertahankan hingga kini khususnya di Kalimantan Tengah.

Saat para pendatang atau tamu yang akan masuk harus melewati sebuah pintu gerbang sederhana yang terbuat dari dahan dan daun kelapa, gerbang ini dilengkapi dengan kayu pantan yang membentang menghalangi jalan sehingga tamu tidak bisa melintas masuk ke lokasi yang hendak dituju.

Tamu yang datang harus memotong kayu pantan yang menghalangi jalan

Tapi sebelumnya tamu tersebut di depan gerbang akan ditanya oleh tokoh adat Suku Dayak desa setempat tentang identitas dan maksud kedatangan.Setelah dijawab dan dianggap bisa diterima barulah akan diserahkan mandau, yaitu senjata tajam khas Suku Dayak.

Tamu yang datang harus memotong kayu pantan yang menghalangi jalan agar mereka bisa masuk hingga putus.

Namun bukan perkara mudah untuk memotong kayu hutan sebesar kaki orang dewasa yang keras itu dengan mandau.

Ini seperti terlihat saat Ritual Nyorat yang dilaksanakan di Dusun Dukuh Sati Desa Tanah Putih Kecamatan Telawang Kotim Minggu 9 Agustus 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot