Ridwan Kamil Digadang-gadang Jadi Calon Wakil Presiden RI

banner 120x600

TAJAM.NEWS-Calon Presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo, telah mempertimbangkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sebagai potensial Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam pemilihan presiden mendatang.

Ridwan Kamil juga memberikan tanggapan positif terhadap pertimbangan ini, menyatakan bahwa hubungan mereka sangat dekat.

Selain itu, Ridwan Kamil juga mengungkapkan pandangannya bahwa Ganjar mungkin akan menghadapi kesulitan dalam meraih dukungan di wilayah Jabar, dan ia berpendapat bahwa pasangan antara dirinya dan Ganjar bisa menjadi kombinasi yang tepat untuk memenangkan suara di wilayah tersebut.

Namun, ia juga menekankan bahwa keputusan tentang pasangan calon tidak hanya dapat ditentukan oleh pertimbangan matematis semata, melainkan juga pertimbangan-pertimbangan lainnya.

Namun, respons terhadap pernyataan Ridwan Kamil datang dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang tegas menegaskan bahwa Golkar tidak mengusulkan Ridwan Kamil sebagai calon Wakil Presiden untuk mendampingi calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo.

Doli menjelaskan bahwa partai tidak memiliki rencana untuk mengusulkan Ridwan Kamil sebagai cawapres dari PDIP.

Lebih lanjut, Doli menyatakan bahwa nama Airlangga Hartarto adalah nominasi utama untuk menjadi cawapres Prabowo dari Koalisi Indonesia Maju, dan Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah mengusulkan nama Menteri BUMN Erick Thohir.

Keputusan akhir akan dibahas dalam musyawarah bersama.

Doli mengungkapkan bahwa Partai Golkar telah merencanakan peran Ridwan Kamil, baik sebagai calon gubernur di Jawa Barat maupun DKI Jakarta dalam Pilkada 2024.

Namun, belum ada rencana konkret untuk menjadikan Ridwan Kamil sebagai calon wakil presiden bagi calon presiden manapun.

Doli menekankan bahwa keputusan terkait Pilpres 2024 tetap menjadi kewenangan Ketua Umum DPP Partai Golkar, yaitu Airlangga Hartarto.

Dia juga menyatakan bahwa Partai Golkar tidak melihat masalah dalam pertemuan antara Ridwan Kamil dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, karena partai ini adalah partai yang inklusif dan terbuka untuk berdialog dengan partai lain.

Sebagai tambahan, Doli menegaskan bahwa Ridwan Kamil telah melaporkan pertemuan tersebut kepada Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, sehingga tidak ada permasalahan dalam komunikasi antara mereka dengan pimpinan partai politik lainnya.(*)

Komentar Anda