Desa Wisata Lantebung Menjadikan Hutan Mangrove Sebagai Daya Tarik Utama

Desa Wisata Lantebung di Makassar

dok : Kemenparekraf.go.id
banner 120x600

Tajam.news – Makassar, Sulawesi Selatan, tidak hanya terkenal akan pesona wisata pantainya, tetapi juga keindahan hutan mangrove yang dapat dinikmati. Salah satu destinasi yang patut dikunjungi adalah Jaringan Ekowisata Mangrove Lantebung (Jekomala) yang terletak di Desa Wisata Lantebung, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Di sini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan keanekaragaman hayati hutan mangrove yang unik, serta merasakan keseruan aktivitas ekowisata yang mendukung pelestarian lingkungan. Dengan mengunjungi Jekomala, pengunjung tidak hanya akan menikmati keindahan alam, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove yang sangat berharga.

Dari segi lokasi, Desa Wisata Lantebung menjadi destinasi yang mudah dijangkau, berjarak sekitar 13 kilometer dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Keberadaannya yang begitu dekat dengan bandara membuatnya menjadi tujuan wisata yang nyaman dan praktis bagi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Dilansir dari Kemenparekraf.go.id, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi Desa Wisata Lantebung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mengandalkan wisata pantai dan hutan bakau hingga mampu menembus 75 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Menparekraf Sandiaga dalam kunjungannya ke Desa Wisata Lantebung, Rabu (12/7/2023), mengatakan tumbuhan bakau memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Saya melihat selain (bakau) ini menjadi destinasi dari segi pariwisata, tapi juga berperan dalam hal keberlanjutannya. Karena mangrove ini sangat efektif untuk menyerap karbon dan menjadi salah satu favorit dalam kita melakukan carbon offsetting,” kata Sandiaga.

Selain memiliki hutan mangrove yang menakjubkan, Desa Lantebung juga mempesona dengan adanya lorong wisata berwarna-warni. Keberadaan lorong ini memberikan pengalaman yang memukau bagi pengunjung, mengubah jalur menuju hutan mangrove menjadi lintasan yang penuh warna ceria yang menciptakan atmosfer menyenangkan. (*)

Komentar Anda