oleh

Sat Binmas Polres Kotim Lakukan Binluh Yang Dikemas Dalam Focus Grup Discussion (FGD) Karhutla Di Kecamatan Pulau Hanaut

-Kalteng-26 views

Tajam.news, SAMPIT-
Sat Binmas Polres Kotim Polda Kalimantan Tengah melakukan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) yang dikemas dalam bentuk Focus Grup Discussion (FGD ) tentang Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan di Aula Kecamatan Pulau Hanaut Jalan Poros Desa Bapinang Hulu Kamis 13 Agustus 2020.

Sebagai salah satu pengemban fungsi Kepolisian, Tugas Pokok Satuan Binmas adalah bertugas menjalankan dan melaksanakan pembinaan masyarakat yang meliputi kegiatan dalam penyuluhan masyarakat, pemberdayaan perpolisian masyarakat (Polmas), melaksanakan pengawasan masyarakat, melaksanakan koordinasi keamanan masyarakat baik dalam bentuk pam swakarsa (pengamanan swakarsa) dan Polsus (Perpolisian khusus).

Serta menjalin kerja sama dengan organisasi masyarakat, lembaga swasta maupun negeri, instansi swasta maupun negeri serta menjalin silaturrahmi dengan para tokoh masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat akan hukum dan peraturan perundang-undangan serta terpeliharanya Kamtibmas.

Sebagai salah satu pengemban fungsi Kepolisian, Tugas Pokok Satuan Binmas adalah bertugas menjalankan dan melaksanakan pembinaan masyarakat

Acara binluh ini dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Kotim Iptu. Guntur. R.W, Camat Pulau Hanaut H.Edy Mashami, S.Hut, Kapolsek Pulau Hanaut Iptu Syaherlan, Danramil 1016-06 Samuda Letda Inf. H. Margus, Staf Balai Penyuluh Pertanian Muliadi, SP, para Kades, para Petugas MPA (Masyarakat Peduli Api), para relawan RSA (Relawan Serbu Api) dan peserta FGD yang seluruhnya berjumlah sebanyak 40 orang.

Bertindak selaku narasumber pada acara FGD tersebut adalah Kasat Binmas Polres Kotim yang menyampaikan materi tentang Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla, Danramil 1015-06 Samuda Letda Inf. H.Margus yang menyampaikan materi Tata cara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, serta Penyuluh Pertanian Muliadi,S.P yang menyampaikan Tehnik Budidaya Pertanian Tanpa Olah Tanah ( TOT) dalam rangka mengurangi Karhutla.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot