oleh

Sindikat Pemalsu KTP Dan KK Berhasil Digulung Jajaran Polres Kotim, Salah Satunya Oknum ASN Kecamatan MB Ketapang

Tajam.news ,SAMPIT-
Berawal dari kegiatan pemeriksaan administrasi pendaftaran Bintara Polri di Polres Kotim, berhasil terungkap perbuatan Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen Data Kependudukan

Perbuatan menempuh jalan pintas untuk memperoleh dan membuat Dokumen Data Kependudukan secara tanpa hak ternyata masih ada di lingkungan kita, hal ini terbukti setelah jajaran Polres Kotim berhasil menggulung sindikat pemalsu KTP dan Kartu Keluarga yang melibatkan salah satu oknum ASN di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kotim, yang kini telah diamankan jajaran Polres Kotim.

Peristiwa ini berawal saat salah satu peserta seleksi Pendaftaran Bintara Polri pada waktu pelaksanaan Rikmin awal di Aula Mapolres Kotim dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Petugas Disdukcapil Kotim yang dilibatkan dalam Kepanitiaan, mengetahui bahwa dari Dokumen Kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) yang dimiliki salah satu peserta bukanlah merupakan produk dari Disdukcapil, salah satunya adalah tanggal pengeluaran KK yang tidak singkron dengan Nomor Seri Dokumen KK yang ada, disamping dengan adanya kejanggalan lain temuan tersebut diberitahukan dan langsung ditindaklanjuti oleh pihak Polres Kotim.

Kepada warga masyarakat yang merasa pernah menerima jasa pembuatan KTP maupun KK dari masing-masing pelaku tersebut, bisa melaporkannya ke Polres Kotim

Dalam keterangan Pers Release Senin 24 Agustus 2020, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si, menerangkan kronologi kejadian bahwa Paman Peserta Seleksi tersebut membuat Dokumen KK melalui seorang calo yang bernama RY dan minta dirubah tanggal penerbitan KK dimaksud agar terlihat sudah lama diterbitkannya.

Untuk melancarkan aksinya RY berhubungan dengan Oknum ASN Kecamatan yang berinisial AF yang ada menyediakan Blangko KK kosong, yang selanjutnya Blanko kosong tersebut dibuat menjadi Kartu Keluarga (KK) dengan menggunakan jasa saudara FK, yang selanjutnya produk dokumen KK yang dikira Asli dari Disdukcapil tersebut dipergunakan untuk mendaftar oleh Peserta Seleksi Calon Bintara Polri tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot