oleh

Soroti Kontroversi Stafsus, GMNI Kalsel Lakukan Dialog Publik Online

-Hot-92 views

TAJAM.NEWS, BANJARMASIN- Kontroversi yang terjadi di lingkaran staff khusus presiden dalam hal ini staff khusus ‘millenial’ mengundang banyak perhatian publik.

Salah satunya yang menyoroti hal tersebut adalah GMNI Kalimantan Selatan dengan menggelar diskusi online yang bertajuk “Sandung Staff Khusus Mileneal Presiden”.

Adapun Diskusi online via Zoom ini telah dilaksanakan pada hari Selasa, 21 April 2020 pukul 20.00 WITA dan dihadiri oleh Fatan Fahriady Oscha selaku tokoh aktivis pemuda sekaligus Demissioner Pengurus Pusat GMNI serta Togi Leonardo S yang merupakan demissioner pengurus provinsi DPD GMNI Kalsel.

GMNI Kalimantan Selatan gelar diskusi online

Luthfi Rahman selaku Plt. Ketua DPD GMNI Kalimantan Selatan sekaligus Moderator pada kegiatan dimaksud berharap sorotan publik terhadap stafsus millenial ini dapat menjadi bahan evaluasi oleh Presiden ke depan mengingat bahwa peran Staff khusus (Stafsus) tetaplah penting sebagai sarana pertimbangan kebijakan pemerintah pusat.

“Jadi untuk menjadi stafsus setidaknya. Pertama, harus memahami birokrasi dalam pemerintahan, aturan-aturan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsinya. Kedua, dia pandai membaca keadaan bangsa ini, terlebih dia akan ikut andil dalam memberikan pertimbangan pada suatu kebijakan yang dilahirkan eleh presiden.
Ketiga, dia mempunyai keahlian dalam kebidangannya yang mungkin dibutuhkan presiden untuk menunaikan visi – misi pemerintahannya dan lebih baik lagi apabila dia memiliki power baik dalam hal ekonomi maupun politik,” ujarnya kepada tajam.news, terkait kriteria yang cocok untuk menjabat sebagai stafsus, Rabu (22/4).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Hot